Terkait Kasus Suap Huawei, Lima Orang Didakwa di Parlemen Eropa
![]() |
Ilustrasi |
Jaksa Federal Belgia pada hari Selasa menyatakan telah mendakwa lima orang dalam kasus suap yang terkait dengan Parlemen Eropa, di mana kasus ini berkaitan dengan perusahaan Huawei. Empat di antaranya didakwa atas tuduhan korupsi dan keterlibatan dalam organisasi kriminal, sementara satu orang lainnya didakwa melakukan pencucian uang.
Menurut laporan Euronews pada hari Selasa, lima orang tersebut terlibat dalam skandal korupsi yang melibatkan Huawei di Parlemen Eropa. Otoritas menuduh empat orang melakukan korupsi aktif dan menjadi bagian dari organisasi kriminal, sementara satu orang lainnya didakwa melakukan pencucian uang dan telah dibebaskan dengan syarat, sedangkan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk empat orang lainnya.
Jaksa juga menyatakan bahwa pada hari Senin mereka kembali menggeledah kantor Parlemen Eropa di Brussels, termasuk dua kantor yang telah disegel oleh Parlemen pekan lalu. Salah satunya adalah kantor milik asisten anggota parlemen Marco Falcone, yaitu Paolo Campisi dan Francesco Vasta, serta kantor milik asisten anggota parlemen Nicola Minchev, yaitu Adam Mushtar.
Euronews melaporkan pada hari Rabu bahwa setelah penyelidikan terhadap dugaan kasus suap anggota Parlemen Eropa yang terkait dengan Huawei, 35 anggota parlemen Uni Eropa menyerukan kepada Wakil Presiden Komisi Eropa bidang Keamanan, Věra Jourová, agar negara anggota Uni Eropa mengecualikan pemasok berisiko tinggi dari infrastruktur jaringan 5G.
Parlemen Eropa juga telah melarang sementara para pelobi Huawei untuk masuk ke gedung parlemen sejak Jumat lalu, sebagai langkah pencegahan yang sesuai dengan aturan keamanan lembaga tersebut.
Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Li Mei dan Ming Yu.
0 comments